PSB 2022/2023    

PSB 2022/2023

SMA Kristen Petra 5 Surabaya membuka Pendaftaran Siswa Baru untuk Tahun Ajaran 2022/2023. Mari bergabung menjadi bagian dari Civitas Akademika yang dibekali dengan kompetensi 5C, meliputi: (1) Communication; (2) Collaboration; (3) Critical Thinking and Problem Solving; (4) Creativity and Innovation; (5) Character.

PENDAFTARAN ONLINE    

PENDAFTARAN ONLINE

SMA Kristen Petra 5 Surabaya membuka Pendaftaran Siswa Baru secara online melalui alamat website: psb.pppkpetra.sch.id. Dapatkan potongan biaya Uang Pengembangan (Syarat dan ketentuan berlaku). Informasi lebih lanjut hubungi (Telp.) 031 – 843 6474 atau (Whatsapp) 0819 4463 7288.

PHYSICAL GROWTH    

PHYSICAL GROWTH

Menyiapkan generasi penerus yang memiliki kualifikasi jasmani yang sehat dan baik. Memberikan dukungan nyata bagi peserta didik yang memiliki bakat dan minat di bidang olahraga melalui berbagai kompetisi dan kegiatan sekolah.

EMOTIONAL INTELLIGENCE    

EMOTIONAL INTELLIGENCE

Pendidikan sebagai salah satu sarana untuk membentuk kepribadian peserta didik yang didukung kondisi psikologis yang baik dan memiliki empati terhadap kondisi di sekitarnya. Membangun kesadaran untuk hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara menjadi tujuan mutlak di dalam proses pembelajaran yang diberikan.

TALENT DEVELOPMENT    

TALENT DEVELOPMENT

Aktualisasi talenta peserta didik dalam berbagai bidang nonakademik akan memberikan kesempatan dan pengalaman untuk terus berkembang. Berbagai kegiatan sekolah dan dukungan untuk partisipasi aktif di berbagai kompetisi mulai dari tingkat regional hingga nasional menjadi program rutin sekolah.

RELIGIOUS EDUCATION    

RELIGIOUS EDUCATION

Aspek rohani setiap peserta didik menjadi salah satu prioritas terukur dari program sekolah. Menghidupi nilai Kristiani menjadi bagian yang tak terpisahkan dari setiap proses pembelajaran. Berbagai kegiatan rohani tak sekadar dilakukan sebagai rutinitas, akan tetapi menjadi bentuk komitmen untuk membangun hubungan vertikal dengan Tuhan secara berkualitas.

ACADEMIC EXCELLENCE    

ACADEMIC EXCELLENCE

Menyiapkan kualifikasi akademik setiap peserta didik secara komprehensif melalui penerapan Kurikulum Nasional. Dilengkapi program khusus GAC (The Global Assesment Certificate) dari ACT untuk kebutuhan peserta didik yang melanjutkan studi Perguruan Tinggi di luar negeri. Menerapkan Blended Learning yang didukung dengan infrastruktur teknologi mumpuni.

OSN 2015    

OSN 2015

Bersyukur atas keberhasilan Daniel Wiranata Dayan sebagai peraih medali perunggu di Bidang Ekonomi pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2015 yang dihelat di Kota Yogyakarta.

OSN 2016    

OSN 2016

Bersyukur atas keberhasilan Chikita Pricilla sebagai peraih medali perunggu di Bidang Ekonomi pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2016 yang dihelat di Kota Palembang.

OSN 2017    

OSN 2017

Bersyukur atas keberhasilan Naomi Natasha sebagai peraih medali perak di Bidang Biologi, Ricky Suhartono sebagai peraih medali perak di Bidang Ekonomi, Raja Moris dan Severina Effendi sebagai finalis pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2017 yang dihelat di Kota Pekanbaru.

OSN 2018    

OSN 2018

Bersyukur atas keberhasilan Ricky Suhartono sebagai peraih medali emas di Bidang Ekonomi dan Kensias Kristanto sebagai peraih medali perunggu di Bidang Matematika pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018 yang dihelat di Kota Padang.

OSN 2019    

OSN 2019

Bersyukur atas keberhasilan Kensias Kristanto sebagai peraih medali emas di Bidang Matematika dan Jeremy Michael sebagai finalis di Bidang Ekonomi pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019 yang dihelat di Kota Manado.

IEO 2018    

IEO 2018

Bersyukur atas keberhasilan Ricky Suhartono mewakili Indonesia dalam ajang Olimpiade Ekonomi Internasional atau disebut IEO (International Economic Olimpiad) tahun 2018. Pada kompetisi yang dihelat di Kota Moskow (Rusia) tersebut, Ricky Suhartono berhasil meraih medali perunggu.

AISEEF 2021    

AISEEF 2021

Bersyukur atas keberhasilan Gabriella Allycia, Christabel Laura, Grace Allycia, Evelyn Margareta, Zevanya Xenna dalam ajang AISEEF (Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair) tahun 2021. Pada kompetisi yang dihelat secara daring tersebut, Gabriella dan timnya berhasil meraih medali perunggu.

PDC 2021    

PDC 2021

Bersyukur atas keberhasilan Gabriella Allycia, Christabel Laura, Grace Allycia, Evelyn Margareta, Zevanya Xenna dalam ajang AISEEF (Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair) tahun 2021. Pada kompetisi yang dihelat secara daring tersebut, Gabriella dan timnya berhasil meraih medali perunggu.

CIPTA DAN BACA PUISI 2021    

CIPTA DAN BACA PUISI 2021

Bersyukur atas keberhasilan Grace Laura Christy dalam ajang Cipta dan Baca Puisi dalam rangka HUT ke-70 PPPK Petra tahun 2021. Pada kompetisi yang dihelat secara daring tersebut, Grace berhasil meraih Juara 1.

LMS PPPK PETRA    

LMS PPPK PETRA

Mengoptimalkan blended learning di dalam proses pembelajaran. Menyiapkan platform digital yang mendukung ekosistem belajar yang menarik dan interaktif antara pengajar dan peserta didik.

PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)    

PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)

Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 membuat proses pembelajaran dilakukan secara jarak jauh. Bersyukur bahwa kesiapan sekolah didukung dengan sarana dan prasarana teknologi yang memadai mampu memberikan pelayanan PJJ yang optimal. Kesiapan siswa ditunjang dengan perangkat teknologi dari rumah juga berpengaruh terhadap keberhasilan layanan Pendidikan di era pandemi ini.

FASILITAS SEKOLAH    

FASILITAS SEKOLAH

Menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan layanan pendidikan yang optimal, SMA Kristen Petra 5 dilengkapi dengan berbagai spesifikasi sarana dan prasarana yang mumpuni.  

STUDIO PEMBELAJARAN DARING    

STUDIO PEMBELAJARAN DARING

Membangun layanan pendidikan yang semakin luas dan mengikuti perkembangan era yang semakin kekinian menjadi tantangan tersendiri. Melalui studio pembelajaran daring tersebut diharapkan menjadi wadah bagi insan pendidik dan generasi pembelajar untuk terus berkreasi dan berkarya dalam bidang edukasi guna mengisi kanal media sosial secara positif.

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.
| |

Meraih Juara 1 WMBC 2021

Pada era sekarang ini, data menjadi salah satu aset berharga. Data sangat berguna dalam banyak hal, salah satunya dapat membantu perusahaan untuk berkembang dan berinovasi. Tentunya data dapat berguna jika dianalisis dengan sistematis, serta divisualisasikan dengan informatif.

wmbc 1

Karena menyadari pentingnya data bagi kehidupan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) bekerja sama dengan Narasio Data mengadakan sebuah pelatihan dan kompetisi di bidang data, yakni Widya Mandala Bootcamp Competition (WMBC) selama 3 hari. Saya, William Suryo bersama rekan saya, Eunika Obedient, kami tertarik untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. Selain karena ingin berkompetisi, tujuan kami mengikuti acara ini yakni agar dapat mempelajari data analysis sedini mungkin.

wmbc 2

Tahap pertama acara ini adalah pelatihan yang diselenggarakan tanggal 1 dan 2 Oktober 2021. Peserta mendapat pelatihan pengolahan data dengan Google Spreadsheet dan visualisasi data dengan Tableau. Selama pelatihan, peserta tidak hanya mendengarkan arahan panitia, namun juga mempraktikkannya secara langsung. Kami berdua bersyukur memiliki kesempatan untuk mengenyam knowledge and skills semacam itu.

Kemudian acara dilanjutkan dengan kompetisi. Pada babak penyisihan, peserta diberi waktu dari 2 - 6 Oktober 2021 untuk menjawab studi kasus yang diberikan. Kami mendapat studi kasus mengenai pola konsumsi makanan pada masyarakat di Indonesia. Setelahnya kami diminta untuk menyimpulkan dan merekomendasikan hasil analisis kami.

Kompetisi dilanjutkan dengan babak final tanggal 15 Oktober 2021. Pada babak ini, kami diminta untuk menjelaskan hasil analisis kami secara lisan di depan Dewan Juri. Pada tahap ini kami mengalami masalah koneksi internet yang tidak stabil. Namun kami tetap berusaha untuk profesional dan berupaya memberikan yang terbaik. Puji Tuhan Yesus bahwa pada akhirnya kami berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi ini.

wmbc 5

Melalui pengalaman partisipasi dalam kompetisi ini, ada nilai moral yang kami dapatkan, yakni belajar untuk bertanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan sekalipun ada masalah yang menjadi rintangan. Di samping itu kami bersyukur mendapatkan pengalaman untuk belajar mengenai bidang Analisis Data. Semoga kisah kami ini dapat menginspirasi setiap Anda untuk terus mau belajar berbagai hal sepanjang hayat.

 

Penulis: William Suryo Goey

 

Indonesia Youth Science Competition 2021

Perkenalkan nama saya Kefas Chrisnanda dari SMA Kristen Petra 5. Saya ingin berbagi pengalaman ketika mengikuti ajang Indonesia Youth Science Competition (IYSC 2021). Bersyukur untuk setiap proses, bahwa selama beberapa bulan ini saya terlibat sebagai peserta pelatihan Kompetisi Sains Nasional (KSN) yang diselenggarakan oleh PPPK Petra. Pelatihan tersebut sangat menolong saya dalam mempersiapkan diri untuk ajang IYSC 2021 kali ini. Apalagi bidang studi yang saya tekuni di KSN dan IYSC adalah sama, yaitu bidang Astronomi.

 Poster IYSC

Pada awalnya saya tidak mengetahui jika ada ajang bernama IYSC, akan tetapi seorang teman mengajak saya untuk berpartisipasi dalam ajang tersebut. Bermodalkan pengalaman mengikuti KSN sampai dengan tingkat Provinsi, saya mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan belajar berbagai materi dan latihan soal. Dalam fase itu saya belajar untuk terus memberi yang terbaik dan mengandalkan Tuhan Yesus dalam setiap langkah dan upaya. Tentu rasa kuatir adalah hal yang manusiawi, apalagi ajang ini telah merupakan kompetisi yang secara luas dapat diikuti oleh siswa dari berbagai daerah di Indonesia.

 Sertifikat IYSC 2021

Puji syukur kepada Tuhan Yesus, bahwa pada akhirnya diumumkan jika saya meraih Medali Perak di bidang Astronomi. Sungguh luar biasa penyertaan Tuhan menolong saya dalam kompetisi tersebut. Semoga sepenggal kisah ini dapat memotivasi teman-teman semua untuk terus mau memberi yang terbaik dalam segala upaya untuk menjadi generasi yang berprestasi. Raih prestasi dan jadilah berkat!

 

Penulis: Kefas Chrisnanda

 

Statistics Competition ITS 2021

Menurut sebagian besar siswa, ilmu tentang data atau statistika meupakan salah satu momok semasa sekolah. Ilmu yang erat dengan angka ini, dinilai membutuhkan keahlian khusus untuk dapat memahaminya. Namun, kegiatan yang kami ikuti kali ini seakan mematahkan stereotip tersebut.

Saya, dan teman saya, Eunika mengikuti acara Statistics Competition (STATION) yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) selama 4 hari. Hari pertama, 21 Agustus 2021, kami disambut dengan Webinar Pengenalan Departemen Statistika ITS sekaligus testimoni dunia statistika dari alumnus. Penyampaian yang menarik, membuat kami antusias mendengarkan paparan materi. Acara dilanjutkan dengan technical meeting untuk persiapan penyisihan.

Statistic_Competition_2021_-1.jpegStatistic_Competition_2021_-2.jpegScreenshot_43.pngScreenshot_44.png

Seminggu kemudian, barulah babak penyisihan dimulai. Bermodal gawai, kami mengerjakan 100 soal pilihan ganda. Sebagian besar soal dapat kami kerjakan dengan baik. Waktu berjalan sangat lambat, rasanya tak sabar menunggu pengumuman. Bersyukur bahwa kami dinyatakan berhasil lolos ke babak semifinal.

Semifinal diadakan pada hari Sabtu, 11 September 2021. Menurut saya, babak semifinal ini menggunakan mekanisme yang unik. Pertama, kami mengerjakan 20 soal uraian, lalu pada tahap selanjutnya, kami diperbolehkan menggunakan poin dari uraian ditambah pinjaman dari panitia untuk membeli soal. Kami sudah merencanakan strategi untuk ini. Ternyata, strategi kami berhasil mengantarkan menuju babak final.

Esoknya, babak final yang tak kalah seru, dimulai. Kami diharuskan melengkapi dan membuat visualisasi data menggunakan Microsoft Excel. Kami diberikan kasus untuk mendata kondisi masyarakat di beberapa kabupaten. Berkat belajar bersama beberapa kali, kami lolos dan dapat melanjutkan perjuangan kami ke babak terakhir.

Pada babak Grand Final, kami berdua seakan menjadi konsultan. Kami dihadapkan dengan studi kasus mengenai UMKM di Indonesia, kami juga diberikan 1000 dataset untuk diolah. Setelah itu kami mendapat kesempatan untuk mempresentasikan karya kami di hadapan para juri, serta menjawab pertanyaan yang diberikan. Entah beruntung atau tidak, kami mendapat giliran pertama untuk presentasi. Kami berusaha menutupi persiapan yang serba terbatas dengan rasa percaya diri dan berserah akan penyertaan Tuhan.

Satu hal yang tak pernah terpikir sebelumnya, kami mendapatkan juara 3. Kompetisi kali ini, menjadi sebuah refleksi bagi saya personal. Saya menyadari pentingnya kerja sama dalam sebuah tim, serta perlunya rasa percaya diri diikuti sikap yang mau berserah kepada campur tangan Tuhan.

Sebuah pengalaman baru untuk saya, bermain data rupanya seru juga. Tidak cukup hanya pintar menghitung untuk mengolah data, namun juga diperlukan ketelitian dan kemampuan analisis. Jadi, jangan takut untuk menggeluti statistika!

Penulis: William Suryo Goey (X IPA 3/30)

 

Nyanyian Pembebasan: Sebuah Kisah Menjadi Bagian dari Paduan Suara GBN Jawa Timur

Beberapa bulan lalu aku melewati proses seleksi yang begitu ketat. Ketat secara kompetisi antar peserta dan penerapan protokol kesehatan di masa pandemi. Seleksi yang benar-benar tidak mudah untuk dilalui, kemampuan vokal dituntut pada standar yang tinggi. Wajar saja, karena ini dipersiapkan untuk level provinsi. Bahkan peserta seleksi tidak hanya menjaring pelajar jenjang SMA seperti halnya diriku, akan tetapi juga di antaranya adalah mahasiswa. Puji Tuhan Yesus, sekian pekan selanjutnya aku dinyatakan lolos dan menjadi bagian dari Tim Paduan Suara Gita Bahana Nusantara (GBN) Provinsi Jawa Timur. Berikut inilah singkat kisahku.

R_1f7f306e-0b1a-40d5-a215-47c5d732649d.jpgR_50101.jpgR_IMG-20210817-WA0081.jpgR_037A8262.jpgR_6ebce934-cbbf-44a5-95a7-388899a994b3.jpgR_IMG-20210817-WA0077.jpg

Hari itu aku datang ke gedung kesenian Cak Durasim, Surabaya. Masih terekam jelas luasnya kamar yang hanya dihuni 4 orang. Wangi cat kamar lama dengan desain gedung serba vintage, dan 3 teman sekamar yang ramai menghidupi suasana kamar yang tadinya tampak sepi. Kami sempat khawatir oleh adanya kegiatan tatap muka di era pandemi. Namun, di bawah pengawasan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, kami diwajibkan untuk tes swab secara rutin untuk memastikan bahwa tidak ada salah satu dari kami yang terinfeksi virus.

Tidak ada hitungan jam sesampainya di sana, kami langsung diminta pergi ke pendopo untuk berlatih hingga sore datang. Melelahkan memang, apalagi tidak sedikit dari kami yang baru tiba dari berbagai kota. Latihan sudah menjadi rutinitas kami. Namun, jangan membayangkan suasana yang kaku dan mencekam karena tiap kami berkumpul selalu ada celotehan yang mengundang tawa. Kamar asrama dipenuhi dengan banyaknya partitur yang harus dihafalkan hanya dalam beberapa hari. Kami memiliki kebiasaan untuk berlatih koreografi gerakan hingga pagi tiba. Lalu, dengan penuh semangat kami selalu memulai hari dengan melakukan senam pagi yang ditutup dengan sarapan bersama.

Tanggal 17 Agustus membangunkan kami tepat jam 2 dini hari. Banyak yang harus kami persiapkan mulai dari riasan dan busana hingga pengarahan dari pihak Grahadi. Setelah semuanya siap, kami menunggu datangnya transportasi yang akan mengantar kami ke tempat upacara. Sesampainya di sana, perasaan cemas dan euforia bercampur. Semuanya terasa magis saat lagu mulai dilantunkan dan nyayian kami terdengar. Rasa takut dan gelisah mulai tergantikan oleh rasa bangga.

Lega rasanya ketika upacara berakhir. Setelahnya adalah momen yang tak terlupakan ketika menerima piagam secara langsung dari Gubernur Jawa Timur, yakni Ibu Khofifah didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, yaitu Bapak Emil Dardak. Betapa bahagianya kami. Akhirnya tugas kami telah tuntas. Bersyukur atas kesempatan yang Tuhan beri melalui potensi dan talenta dalam diri ini.

Dari sini aku sadar bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang terbebasnya kita dari penjajah. Kemerdekaan berarti mendapatkan kesempatan untuk bebas melakukan hal yang berarti bagi diri kita, sesama kita, atau bahkan untuk bangsa Indonesia.

Eureka Demetria A. W.

XI IPS 2

 

Aromatherapy Recycled Paper di Kontes Internasional AISEEF 2021

Berpartisipasi di kontes skala internasional seperti AISEEF 2021 (Asean Innovative Science Environmental And Entrepreneur Fair) bukanlah pengalaman perdana, khususnya bagi Gabriella Allycia Kurniawan. Di awal tahun 2020 sebelum penetapan pandemi, Gabriella dan rekan-rekannya telah merasakan atmosfer berkompetisi di ajang tersebut. Sementara pada tahun ini, Gabriella memimpin rekan-rekannya yakni Zevanya Xenna Revina, Evelyn Margareta, Christabel Laura, dan Grace Allycia Kurniawan untuk berani berkompetisi di ajang ini. Perlu diketahui jika pada tahun 2021 ini penyelenggaraan AISEEF dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh partisipan dari 20 negara.

image 5

Mengangkat judul “Draitel (Red Dragon Fruit Peel) As An Ingredient To Make An Aromatherapy Recycled Paper” sebagai hasil proyek penelitian yang dilakukan oleh Gabriella dan tim merupakan modal partisipasi mereka di ajang AISEEF 2021. Mereka berupaya maksimal melakukan penelitian tersebut dengan cara membuat eksperimen menggunakan Buah Naga yang dilakukan di rumah masing-masing. Meskipun kerja kelompok ini cukup terbatas karena tidak dapat dikerjakan secara bersama-sama di sekolah, namun mereka mendapatkan bimbingan dan arahan penuh dari Ibu Ninik Suprapti Debora, S.Pd. selaku guru pendamping. Setelah berhasil melakukan eksperimen tersebut, Gabriella dan tim membuat laporan dalam bentuk karya ilmiah dan poster ilmiah dalam Bahasa Inggris yang disiapkan untuk tahapan presentasi di hadapan dewan juri.

image 2

image 3

Tiba saatnya tim ini melakukan presentasi di hadapan dewan juri yang berasal dari India dan Malaysia. Kedua juri ini merupakan dosen yang mengajar di Perguruan Tinggi ternama di bidangnya dan memiliki latar belakang keilmuan yang relevan dengan tema karya penelitian Gabriella dan tim. Sungguh bukan perkara mudah bagi tim ini, sekalipun presentasi tidak dilakukan secara tatap muka, namun rasa gugup tetap menghampiri seluruh anggota tim. Presentasi dilakukan dalam Bahasa Inggris dan diberikan waktu 10 menit untuk pemaparan materi dan 10 menit untuk sesi tanya jawab. Bersyukur pada akhirnya Gabriella dan tim dapat melewati tahapan ini dengan baik. Dewan juri memberikan pertanyaan kritis terhadap karya dan tema kelompok, namun sebisa mungkin Gabriella dan rekan-rekannya dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan penuh keyakinan dan ketenangan.

image 1

image 6

image 4

Pada akhirnya, pengumuman yang disampaikan melalui Live Streaming Youtube oleh panitia penyelenggara menyatakan bahwa Gabriella dan tim memperoleh Medali Perunggu. Puji Tuhan atas keberhasilan tersebut, tanpa penyertaan Tuhan melalui setiap upaya yang dilakukan oleh tim ini maka semua akan menjadi sia-sia. Sebuah prestasi yang sarat akan pengalaman di level internasional ini akan menjadi bekal penting bagi Gabriella, Zevanya, Evelyn, Christabel, dan Grace yang saat ini masih duduk di kelas X dan XI SMA. Bersyukur juga bahwa sekolah memberikan dukungan penuh bagi tim ini, hal tersebut tentu sejalan dengan salah satu nilai PETRA, yakni Academic Excellence. Yuk guys, terus aktif berkompetisi baik di tingkat nasional maupun internasional, Good Luck and God bless!

Penulis:
Gabriella Allycia Kurniawan

 

boost the values reap the success