PSB 2022/2023    

PSB 2022/2023

SMA Kristen Petra 5 Surabaya membuka Pendaftaran Siswa Baru untuk Tahun Ajaran 2022/2023. Mari bergabung menjadi bagian dari Civitas Akademika yang dibekali dengan kompetensi 5C, meliputi: (1) Communication; (2) Collaboration; (3) Critical Thinking and Problem Solving; (4) Creativity and Innovation; (5) Character.

PENDAFTARAN ONLINE    

PENDAFTARAN ONLINE

SMA Kristen Petra 5 Surabaya membuka Pendaftaran Siswa Baru secara online melalui alamat website: psb.pppkpetra.sch.id. Dapatkan potongan biaya Uang Pengembangan (Syarat dan ketentuan berlaku). Informasi lebih lanjut hubungi (Telp.) 031 – 843 6474 atau (Whatsapp) 0819 4463 7288.

PHYSICAL GROWTH    

PHYSICAL GROWTH

Menyiapkan generasi penerus yang memiliki kualifikasi jasmani yang sehat dan baik. Memberikan dukungan nyata bagi peserta didik yang memiliki bakat dan minat di bidang olahraga melalui berbagai kompetisi dan kegiatan sekolah.

EMOTIONAL INTELLIGENCE    

EMOTIONAL INTELLIGENCE

Pendidikan sebagai salah satu sarana untuk membentuk kepribadian peserta didik yang didukung kondisi psikologis yang baik dan memiliki empati terhadap kondisi di sekitarnya. Membangun kesadaran untuk hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara menjadi tujuan mutlak di dalam proses pembelajaran yang diberikan.

TALENT DEVELOPMENT    

TALENT DEVELOPMENT

Aktualisasi talenta peserta didik dalam berbagai bidang nonakademik akan memberikan kesempatan dan pengalaman untuk terus berkembang. Berbagai kegiatan sekolah dan dukungan untuk partisipasi aktif di berbagai kompetisi mulai dari tingkat regional hingga nasional menjadi program rutin sekolah.

RELIGIOUS EDUCATION    

RELIGIOUS EDUCATION

Aspek rohani setiap peserta didik menjadi salah satu prioritas terukur dari program sekolah. Menghidupi nilai Kristiani menjadi bagian yang tak terpisahkan dari setiap proses pembelajaran. Berbagai kegiatan rohani tak sekadar dilakukan sebagai rutinitas, akan tetapi menjadi bentuk komitmen untuk membangun hubungan vertikal dengan Tuhan secara berkualitas.

ACADEMIC EXCELLENCE    

ACADEMIC EXCELLENCE

Menyiapkan kualifikasi akademik setiap peserta didik secara komprehensif melalui penerapan Kurikulum Nasional. Dilengkapi program khusus GAC (The Global Assesment Certificate) dari ACT untuk kebutuhan peserta didik yang melanjutkan studi Perguruan Tinggi di luar negeri. Menerapkan Blended Learning yang didukung dengan infrastruktur teknologi mumpuni.

OSN 2015    

OSN 2015

Bersyukur atas keberhasilan Daniel Wiranata Dayan sebagai peraih medali perunggu di Bidang Ekonomi pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2015 yang dihelat di Kota Yogyakarta.

OSN 2016    

OSN 2016

Bersyukur atas keberhasilan Chikita Pricilla sebagai peraih medali perunggu di Bidang Ekonomi pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2016 yang dihelat di Kota Palembang.

OSN 2017    

OSN 2017

Bersyukur atas keberhasilan Naomi Natasha sebagai peraih medali perak di Bidang Biologi, Ricky Suhartono sebagai peraih medali perak di Bidang Ekonomi, Raja Moris dan Severina Effendi sebagai finalis pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2017 yang dihelat di Kota Pekanbaru.

OSN 2018    

OSN 2018

Bersyukur atas keberhasilan Ricky Suhartono sebagai peraih medali emas di Bidang Ekonomi dan Kensias Kristanto sebagai peraih medali perunggu di Bidang Matematika pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2018 yang dihelat di Kota Padang.

OSN 2019    

OSN 2019

Bersyukur atas keberhasilan Kensias Kristanto sebagai peraih medali emas di Bidang Matematika dan Jeremy Michael sebagai finalis di Bidang Ekonomi pada penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2019 yang dihelat di Kota Manado.

IEO 2018    

IEO 2018

Bersyukur atas keberhasilan Ricky Suhartono mewakili Indonesia dalam ajang Olimpiade Ekonomi Internasional atau disebut IEO (International Economic Olimpiad) tahun 2018. Pada kompetisi yang dihelat di Kota Moskow (Rusia) tersebut, Ricky Suhartono berhasil meraih medali perunggu.

AISEEF 2021    

AISEEF 2021

Bersyukur atas keberhasilan Gabriella Allycia, Christabel Laura, Grace Allycia, Evelyn Margareta, Zevanya Xenna dalam ajang AISEEF (Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair) tahun 2021. Pada kompetisi yang dihelat secara daring tersebut, Gabriella dan timnya berhasil meraih medali perunggu.

PDC 2021    

PDC 2021

Bersyukur atas keberhasilan Gabriella Allycia, Christabel Laura, Grace Allycia, Evelyn Margareta, Zevanya Xenna dalam ajang AISEEF (Asean Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair) tahun 2021. Pada kompetisi yang dihelat secara daring tersebut, Gabriella dan timnya berhasil meraih medali perunggu.

CIPTA DAN BACA PUISI 2021    

CIPTA DAN BACA PUISI 2021

Bersyukur atas keberhasilan Grace Laura Christy dalam ajang Cipta dan Baca Puisi dalam rangka HUT ke-70 PPPK Petra tahun 2021. Pada kompetisi yang dihelat secara daring tersebut, Grace berhasil meraih Juara 1.

LMS PPPK PETRA    

LMS PPPK PETRA

Mengoptimalkan blended learning di dalam proses pembelajaran. Menyiapkan platform digital yang mendukung ekosistem belajar yang menarik dan interaktif antara pengajar dan peserta didik.

PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)    

PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)

Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret 2020 membuat proses pembelajaran dilakukan secara jarak jauh. Bersyukur bahwa kesiapan sekolah didukung dengan sarana dan prasarana teknologi yang memadai mampu memberikan pelayanan PJJ yang optimal. Kesiapan siswa ditunjang dengan perangkat teknologi dari rumah juga berpengaruh terhadap keberhasilan layanan Pendidikan di era pandemi ini.

FASILITAS SEKOLAH    

FASILITAS SEKOLAH

Menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan layanan pendidikan yang optimal, SMA Kristen Petra 5 dilengkapi dengan berbagai spesifikasi sarana dan prasarana yang mumpuni.  

STUDIO PEMBELAJARAN DARING    

STUDIO PEMBELAJARAN DARING

Membangun layanan pendidikan yang semakin luas dan mengikuti perkembangan era yang semakin kekinian menjadi tantangan tersendiri. Melalui studio pembelajaran daring tersebut diharapkan menjadi wadah bagi insan pendidik dan generasi pembelajar untuk terus berkreasi dan berkarya dalam bidang edukasi guna mengisi kanal media sosial secara positif.

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.
| |

Aromatherapy Recycled Paper di Kontes Internasional AISEEF 2021

Berpartisipasi di kontes skala internasional seperti AISEEF 2021 (Asean Innovative Science Environmental And Entrepreneur Fair) bukanlah pengalaman perdana, khususnya bagi Gabriella Allycia Kurniawan. Di awal tahun 2020 sebelum penetapan pandemi, Gabriella dan rekan-rekannya telah merasakan atmosfer berkompetisi di ajang tersebut. Sementara pada tahun ini, Gabriella memimpin rekan-rekannya yakni Zevanya Xenna Revina, Evelyn Margareta, Christabel Laura, dan Grace Allycia Kurniawan untuk berani berkompetisi di ajang ini. Perlu diketahui jika pada tahun 2021 ini penyelenggaraan AISEEF dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh partisipan dari 20 negara.

image 5

Mengangkat judul “Draitel (Red Dragon Fruit Peel) As An Ingredient To Make An Aromatherapy Recycled Paper” sebagai hasil proyek penelitian yang dilakukan oleh Gabriella dan tim merupakan modal partisipasi mereka di ajang AISEEF 2021. Mereka berupaya maksimal melakukan penelitian tersebut dengan cara membuat eksperimen menggunakan Buah Naga yang dilakukan di rumah masing-masing. Meskipun kerja kelompok ini cukup terbatas karena tidak dapat dikerjakan secara bersama-sama di sekolah, namun mereka mendapatkan bimbingan dan arahan penuh dari Ibu Ninik Suprapti Debora, S.Pd. selaku guru pendamping. Setelah berhasil melakukan eksperimen tersebut, Gabriella dan tim membuat laporan dalam bentuk karya ilmiah dan poster ilmiah dalam Bahasa Inggris yang disiapkan untuk tahapan presentasi di hadapan dewan juri.

image 2

image 3

Tiba saatnya tim ini melakukan presentasi di hadapan dewan juri yang berasal dari India dan Malaysia. Kedua juri ini merupakan dosen yang mengajar di Perguruan Tinggi ternama di bidangnya dan memiliki latar belakang keilmuan yang relevan dengan tema karya penelitian Gabriella dan tim. Sungguh bukan perkara mudah bagi tim ini, sekalipun presentasi tidak dilakukan secara tatap muka, namun rasa gugup tetap menghampiri seluruh anggota tim. Presentasi dilakukan dalam Bahasa Inggris dan diberikan waktu 10 menit untuk pemaparan materi dan 10 menit untuk sesi tanya jawab. Bersyukur pada akhirnya Gabriella dan tim dapat melewati tahapan ini dengan baik. Dewan juri memberikan pertanyaan kritis terhadap karya dan tema kelompok, namun sebisa mungkin Gabriella dan rekan-rekannya dapat menjawab pertanyaan tersebut dengan penuh keyakinan dan ketenangan.

image 1

image 6

image 4

Pada akhirnya, pengumuman yang disampaikan melalui Live Streaming Youtube oleh panitia penyelenggara menyatakan bahwa Gabriella dan tim memperoleh Medali Perunggu. Puji Tuhan atas keberhasilan tersebut, tanpa penyertaan Tuhan melalui setiap upaya yang dilakukan oleh tim ini maka semua akan menjadi sia-sia. Sebuah prestasi yang sarat akan pengalaman di level internasional ini akan menjadi bekal penting bagi Gabriella, Zevanya, Evelyn, Christabel, dan Grace yang saat ini masih duduk di kelas X dan XI SMA. Bersyukur juga bahwa sekolah memberikan dukungan penuh bagi tim ini, hal tersebut tentu sejalan dengan salah satu nilai PETRA, yakni Academic Excellence. Yuk guys, terus aktif berkompetisi baik di tingkat nasional maupun internasional, Good Luck and God bless!

Penulis:
Gabriella Allycia Kurniawan

 

The Dark Passenger di Ajang TREX UKP 2021

image_2.jpgimage_1.jpgimage_3.jpg

Sembari mempersiapkan diri menghadapi berbagai pelaksanaan ujian akhir kelas XII, kami bertekad untuk berpartisipasi pada kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Kristen Petra (UKP) yaitu TREX 2021 (Tourism Rally Exploration 2021). Kompetisi ini dilaksanakan secara daring dan mengangkat tema “The Hidden Gem”. Tim kami beranggotakan siswa kelas XII, di antaranya yakni David Vincentius, Zefanya Isaac, Aaron Jordan, Vellycia Noviani, dan Eugenia Audrey. Meskipun kami harus tetap serius dan fokus mempersiapkan diri menghadapi USP dan EHB-BKS sebagai tahapan ujian akhir, namun kami berkomitmen untuk tetap memberi yang terbaik melalui kompetisi ini, setidaknya ini merupakan kesempatan meraih prestasi di semester terakhir kami.

Putaran pertama kompetisi ini menghadirkan Webinar tentang Jurusan Pariwisata UKP dan wawasan mengenai Boardgame. Hal ini menjadi pengetahuan baru yang menarik untuk kami ketahui. Khususnya bicara soal Boardgame, kami baru memahami jika permainan itu tak hanya seperti Monopoli dan Ular Tangga, namun ada banyak lagi permainan sejenis lainnya mulai dari yang sederhana sampai yang paling rumit dan menegangkan. Tentu saja, di putaran pertama ini kami dijelaskan mengenai detail perlombaan yang kami ikuti. Kami diminta membuat sebuah Boardgame tentang pariwisata Indonesia, terutama ‘Hidden Gem’ atau destinasi wisata Indonesia yang masih ‘tersembunyi’ atau belum banyak diketahui masyarakat.

Mencari ide permainan merupakan hal yang paling sulit dalam pembuatan Boardgame kali ini. Kami mengeluarkan berbagai ide masing-masing dan mendiskusikannya di dalam kelompok. Lalu setelah kurang lebih satu minggu, akhirnya ketua kami, David, mengusulkan ide yang menurut kami merupakan ide yang unik dan asyik untuk dimainkan. Boardgame itu disebut “The Dark Passenger”. Selama kurang lebih 1 bulan, kami mengerjakan boardgame tersebut, mulai dari desain dan komponen fisik Boardgame, Video Teaser, video penjelasan, dan materi presentasi.

Tidak hanya membuat boardgame, kami juga mengikuti Rally Game secara online di putaran kedua TREX 2021. Berbagai game mengenai pariwisata Indonesia kami ikuti bersama kakak panitia dan tim-tim lain yang juga merupakan peserta kompetisi ini. Ternyata, banyak destinasi wisata Indonesia yang sangat keren tapi belum kami ketahui. Berbagai aspek pariwisata juga kami ketahui dari Rally Game ini, seperti kuliner Indonesia, bangunan-bangunan arsitektur, musik dan tarian daerah, dan masih banyak lagi.

Setelah kurang lebih satu bulan, akhirnya putaran ketiga TREX 2021 dapat kami ikuti dengan baik. Kami dan tim-tim lain mempresentasikan karya-karya yang telah dibuat di hadapan dewan juri dan kakak-kakak panitia. Entah ini merupakan suatu keuntungan atau kerugian, tim kami mendapat giliran presentasi terakhir sebagai penutup sesi presentasi yang menegangkan. Melihat karya-karya dari tim lain, ada kalanya kami menjadi kurang percaya diri dan takut. Namun, pastinya kami sudah tidak dapat mengambil langkah mundur. Kami saling mengingatkan satu dengan yang lain: ‘Yang penting usaha dan berdoa, menang kalah urusan nanti’ dan ‘Nggak menang nggak apa-apa, kita have fun aja, kenangan terakhir sebelum lulus’.

Puji Tuhan, para juri memberikan komentar yang cukup positif dengan mengatakan bahwa tema yang kami ambil unik dan berbeda dari tim lain. Beberapa acara dan mini games diadakan setelah presentasi untuk mencairkan ketegangan peserta. Setelah itu, pengumuman yang ditunggu-tunggu pun datang. Kami sangat kaget dan senang saat mendapatkan juara III dalam kompetisi TREX 2021 ini. Mungkin ini akan menjadi lomba terakhir kami di jenjang SMA, sehingga kami merasa terharu karena dapat menorehkan prestasi di momen ini dan memuliakan Tuhan lewat karya kami. Bersyukur bahwa sekolah memberikan dukungan penuh bagi seluruh siswa dalam pengembangan diri melalui kompetisi atau perlombaan di bidang akademis maupun nonakademis, hal ini tentu sejalan dengan salah satu nilai PETRA, yaitu Talent Development. Yuk teman-teman, tetap semangat sampai akhir, raih prestasi dan jadilah berkat!

Penulis:
Eugenia Audrey

 

Berpuisi: Ajang Olah Rasa

SS Zoom Grace Puisi Juara 1 -1 003

Selamat hari ini! Perkenalkan, saya Grace Laura dari SMA Kristen Petra 5. Saya akan membagikan kisah menarik saat mengikuti Lomba Cipta dan Baca Puisi HUT ke-70 PPPK Petra pada 10 Februari 2021 lalu. Awalnya saya ditawari untuk ikut lomba tersebut oleh guru Bahasa Indonesia saya. Jujur, dalam hati, saya mempertanyakan apakah saya sanggup untuk ikut menimbang padatnya jadwal kegiatan pembelajaran kelas XII. Saking ragunya saya sampai-sampai konsultasi dengan teman dekat dan beruntung sekali ia merespons dengan bijaksana. Akhirnya dengan tekad yang penuh, saya memberanikan diri untuk mengikuti lomba. Selain saya, ada rekan saya, Doxellius Hariyanto yang juga ikut mewakili sekolah kami.

SS Zoom Grace Puisi Juara 1 -2 004

Saya menyoroti hubungan sosial manusia di tengah masa pandemi sebagai tema puisi. Setelah membuat puisi, kami berdua berlatih membacakannya setiap sepulang sekolah melalui Zoom Video Conference dan dibimbing oleh Bu Elly (guru Bahasa Indonesia kami) selaku mentor. Terhitung ada 6 kali pertemuan untuk kami berlatih. Saat weekend kami pun tetap dipersilakan untuk berlatih secara mandiri. Melalui latihan tersebut saya merasa sangat terbantu untuk menguasai teknik-teknik membaca puisi yang menurut saya cukup sulit. Namun saya senang, karena setiap latihan kami menunjukkan perkembangan yang cukup pesat.

SS Zoom Grace Puisi Juara 1 -3 001

Saya jadi ingat perkataan Bu Elly, ”Orang yang bisa bikin puisi itu banyak, tapi nggak semua bisa membacakannya, hanya beberapa.” Kalimat itu tak lantas menjatuhkan saya, tetapi justru memotivasi untuk membuktikan pada diri sendiri bahwa saya mampu. Memang prosesnya tidaklah mudah, di awal latihan saya sempat putus asa karena kesulitan menemukan mimik dan intonasi yang pas. Beruntung saya menemukan pencerahan saat sedang berlatih mandiri. Ternyata kunci dari baca puisi adalah tenang. Saat tenang, tubuh dan hati kita akan terkoneksi sehingga melalui pembacaan, kita dapat secara maksimal mentransfer isi puisi ke hati para penonton. Sehari sebelum lomba kami mengadakan gladi bersih. Saya dan Doxi membacakan puisi dengan disaksikan oleh para guru Bahasa Indonesia kami. Bagi saya, itu adalah pengalaman menegangkan sekaligus membanggakan yang akan selalu saya ingat hingga dewasa nanti. Setelah beberapa evaluasi, kami mengakhiri pertemuan dengan berdoa memohon penyertaan Tuhan dalam perlombaan. Tak lupa juga saya meminta restu dari mama, papa, cece dan koko.

Juara Puisi LOmba HUT 70 PPPK Petra jenjang SMA 002

Hari yang dinanti telah tiba. Bersama 20 peserta lainnya kami berusaha menampilkan yang terbaik. Puji Tuhan tidak terjadi kendala teknis saat kami membacakan puisi. Luruh sudah segala ketegangan yang tadi saya tahan. Rasanya senang sekali saya dapat menyampaikan pesan ke hati para juri dan penonton. Puji Tuhan pada tanggal 16 Februari 2021 diumumkan pemenang lomba dan saya mendapatkan juara 1. Saya berterima kasih kepada Tuhan Yesus yang senantiasa menyertai langkah saya, juga para guru yang telah bersedia meluangkan waktu dan tenaganya untuk melatih serta mendukung, termasuk keluarga saya yang sangat supportive. Tak lupa tentu saya mengucapkan terima kasih kepada PPPK Petra karena telah menyediakan wadah bagi kami, para siswa untuk terus berkarya dalam mengaktualisasikan berbagai bidang talenta. Semoga PPPK Petra senantiasa menjadi berkat melalui setiap karyanya.

Penulis: Grace Laura Christy

Desain Jaket Tsunami Meraih Dua Titel Di Ajang Product Design Contest Ubaya 2021

Berat tapi terbayarkan. Kami sangat bersyukur untuk capaian yang Tuhan beri bagi tim kami. Menjadi Juara 3 dan memperoleh predikat Best Poster di ajang Product Design Contest (PDC) Universitas Surabaya Tahun 2021. Memang tidak mudah bagi kami, tantangan selama menjalani proses ini ialah ketika kami bertiga dihadapkan pada persoalan manajemen waktu yang cukup kompleks. Tanggung jawab sebagai anak di dalam lingkup keluarga dan tanggung jawab sebagai siswa di dalam lingkup sekolah memberi konsekuensi terhadap banyaknya aktivitas yang harus kami tuntaskan. Hingga pada satu titik kami semua merasa benar-benar lelah dengan kesibukan perlombaan ini. Situasi itu sempat memicu terjadinya miskomunikasi di antara  kami yang sedang saling sensitif. Selanjutnya untuk mencegah masalah terjadi lebih rumit, kami bertiga memutuskan untuk menenangkan diri selama beberapa hari.

PDC_Juara_3_Jan.21_-3_001.jpgDSC01444_002.jpgPDC_Juara_3_Jan.21_-2_004.jpgIGS_-_Juara_3_PDC_Ubaya_2021_003.jpg

Tantangan pada kompetisi ini terasa sangat berat bagi kami. Membuat desain dalam bentuk 3 dimensi tentu bukanlah perkara mudah. Kami memang bersyukur dengan banyaknya ide dan gagasan, namun itu semua tak cukup jika tidak mampu direalisasikan. Tim kami mendapatkan tema Tektonik yang mengusulkan desain Jaket Tsunami (Jacket And Trousers Buoy) yang dilengkapi dengan berbagai fitur mitigasinya. Lagi-lagi, hal ini bukan perkara mudah untuk menerjemahkannya dalam bentuk desain 3D. Seiring berjalannya waktu, kami mencoba memulihkan soliditas tim dan melanjutkan komitmen untuk memberi yang terbaik pada ajang ini. Bekerja kelompok hingga larut malam menjadi modal bayar harga yang harus kami berikan. Beruntung bahwa Beatrice sebagai ketua kelompok sering menjadi sosok protagonis yang mengajarkan kami untuk lebih tenang dalam menghadapi situasi.

Sisi lain dari beratnya tantangan kompetisi ini ialah proses pembuatan video yang begitu berkesan bagi kami. Setelah sekian lama kami hanya mengerjakan proyek desain secara mandiri dan virtual dari rumah masing-masing, pada akhirnya kami memiliki kesempatan untuk bertemu di rumah Beatrice. Mengerjakan proyek video bersama itu membuat kami penuh semangat karena melepas rindu untuk saling berkolaborasi secara nyata, bukan lagi lewat video call.

Proses ini menjadi semakin menarik ketika tim kami dinyatakan lolos ke Babak Final. Mendengar kabar itu, seluruh teman-teman dan pihak sekolah memberikan dukungan luar biasa kepada kami. Hampir setiap pagi kami mendengarkan nama kami disebut di dalam doa kegiatan Student Fellowship. Pun demikian dengan masing-masing keluarga kami, bersyukur bahwa mereka memberikan dukungan maksimal untuk setiap upaya kami.

Rasa gugup dan takut menghampiri kami, di saat hari pelaksanaan Babak Final semakin dekat. Presentasi di hadapan Ketua Jurusan, Dewan Juri, dan dosen serta kakak mahasiswa merupakan pengalaman menegangkan bagi kami. Takut salah bicara, khawatir tempo bicara yang terlalu cepat dan tidak jelas, atau kesulitan menjawab pertanyaan Dewa Juri, hal inilah yang menjadi bayang ketakutan kami saat itu. Namun Puji Tuhan, justru ketika sampai pada hari pelaksanaan Babak Final, kami bertiga begitu kompak dengan perasaan yang jauh lebih tenang. Kami menikmati waktu dan jalannya acara tersebut.

Bagi kami, untuk meraih sebuah penghargaan, perlu merasakan namanya 1001 rasa dan warna. Dari 1001 rasa dan warna inilah kita akan belajar berbagai macam hal. Kita akan menyadari akan kelebihan dan kekurangan yang kita miliki. Kelebihan yang kita miliki harus kita kembangkan sedangkan kekurangan yang ada dalam diri harus kita lawan dengan berani. Dari situ kita dibentuk menjadi orang yang gigih dan tahan banting dalam berbagai situasi.

Jujur saja, kami tak pernah menyangka bisa membawa nama sekolah serta Lembaga PPPK Petra untuk masuk ke Babak Final bersama deretan sekolah lain dari berbagai Provinsi di Indonesia. Kami lebih tak menyangka lagi ketika mengetahui bahwa tim ini merupakan satu-satunya pemenang yang berasal dari Jawa Timur. Bersyukur untuk setiap proses yang kami jalani. Berat tapi terbayarkan. Itulah kalimat pertama yang begitu merepresentasikan perjalanan tim ini. Terima kasih.

 

Penulis: Fanuella Shallom K.

 

Vidgram ‘The Otherside’ di Ajang Scolextion 2021

Dandy Juara 3 Vidgram Jan.21 002Membuat karya video memang menjadi kegemaran untuk seorang Dandy Dewanta. Siswa kelas X IPS-2 ini tergolong cukup produktif untuk urusan membuat konten digital dalam bentuk video. Melalui akun instagramnya, ia juga kerap mengunggah beberapa karya video (Vidgram: Video Instagram) dalam rangka lomba atau hanya sebagai aktualisasi bakatnya saja. Kanal media Youtube juga menjadi salah satu wadah kreativitas Dandy sejak beberapa tahun lalu. Sebelum pandemi, ia aktif bergerak dalam kesibukan membuat konten video dibantu oleh teman-temannya. Namun pada masa pandemi seperti saat ini diakui cukup mempersulit ruang gerak kreativitas Dandy untuk berkolaborasi bersama dengan teman-temannya.

Berawal dari informasi lomba Scolextion 2021 yang ia ketahui dari Instagram, Dandy memutuskan untuk berpartisipasi pada kompetisi skala nasional tersebut. Sesuai dengan preferensinya, Dandy memilih bidang lomba Vidgram. Pada bidang tersebut, setiap kontestan diberi tema video yang sama, yaitu The Otherside. Tema tersebut mengandung makna sisi lain dari kondisi dan situasi pandemi Covid-19. Seluruh kontestan ditantang untuk memaknai sisi lain yang lebih positif dari peristiwa besar pandemi yang melanda dunia saat ini, kemudian mengemasnya dalam bentuk Vidgram yang menarik.

Membutuhkan waktu sekitar dua pekan bagi Dandy untuk menerjemahkan ide gagasannya terhadap tema lomba tersebut dalam bentuk video. Pada pekan pertama Dandy mengerjakan berbagai atribut produksi video, mulai dari menulis jalan cerita hingga merekam Voice Over (VO). Pekan kedua ia fokus pada penyelesaian tahap video editing yang memuat beberapa unsur footage dari berbagai portal berita. Dalam karya Vidgram yang dibuatnya ini, Dandy menekankan sisi lain (The Otherside) dari pandemi Covid-19 yang mengajarkan setiap individu manusia untuk memiliki lebih banyak waktu dan kedekatan bersama keluarga. Kesibukan sehari-sehari terasa semakin bermakna karena kehadiran orang tercinta di sekitar kita pada masa #StayAtHome. Selain itu, bagi dia pandemi telah mengajarkan setiap manusia untuk lebih aware terhadap aspek kebersihan diri dan kesehatan masing-masing. Dari situ mendukung terbentuknya suasana hati yang lebih baik bagi setiap individu termasuk bagi seorang Dandy. Suasana itulah yang menjadi alasan banyak orang saat ini juga memiliki produktivitas yang tinggi sekalipun serba melakukan banyak aktivitas dari rumah masing-masing.

SS video karya Dandy - Juara 3 Vidgram Jan.21 -1 003

Puji Tuhan, ketika sampai pada tahap pengumuman, Dandy Dewanta berhasil menjadi Juara III, sekaligus mendapatkan predikat sebagai karya terfavorit. Dukungan keluarga dan teman-teman termasuk pihak sekolah menjadi kekuatan tersendiri bagi Dandy. Jumlah ‘like’ dan ‘comment’ pada karya Vidgram miliknya memiliki kontribusi besar terhadap penilaian para juri. Tentu raihan prestasi di ajang skala nasional seperti ini menjadi pengalaman tak terlupakan untuk seorang Dandy. Hal ini menjadi triggers untuk Dandy dan teman-temannya agar selalu memiliki keberanian dalam mengaktualisasikan potensi mereka, salah satunya di bidang multimedia. Teruslah berkarya dan raih prestasi!

Thumbnail video karya Dandy - Juara 3 Vidgram Jan.21 001

Artikel ditulis oleh:
Dwikki Rahadian Y. W., S.Pd.

boost the values reap the success