Penerimaan Siswa Baru    

Penerimaan Siswa Baru

Tahun Ajaran 2020-2021

CYMF    

CYMF

Christian Youth Music Festival 2019 For Junior High School In Surabaya and Sidoarjo

OSN 2019    

OSN 2019

Olimpiade Sains Nasional di Manado, Sulawesi Utara

IEO 2018    

IEO 2018

Olimpiade Ekonomi Internasional di Moscow, Rusia.

OSN 2018    

OSN 2018

Olimpiade Sains Nasional 2018    di Padang, Sumatera Barat.

OSN 2017    

OSN 2017

Olimpiade Sains Nasional 2017 di Pekanbaru, Riau.

Pengukir Sejarah    

Pengukir Sejarah

Chikita Pricilla memperoleh The Bronze Medal of Economic National Science  Olympiad in Palembang, 15-21 May 2016

Physical Growth    

Physical Growth

Olah raga yang teratur bermanfaat untuk mengendalikan berat badan, menyehatkan jantung juga meningkatkan ketahanan fisik sehingga membentuk generasi yang sehat dan kuat.

OSN    

OSN

Dunia berubah sangat pesat. Dunia adalah lintasan perlombaan, tetaplah bergerak tak penting kapan dan dimana memulai serta dapat mencapai tujuan dan membuat rekor baru.

Bakti Sosial    

Bakti Sosial

Hidup berbagi memang hidup yang amat sangat bernilai. Berbagi, berarti kita mengambil bagian dalam kesulitan orang lain. Rela menjadi sepenanggungan, mengurangi bahkan menyelesaikan beban sesama.

Fasilitas Sekolah    

Fasilitas Sekolah

Ruang kelas merupakan sarana dan prasarana yang penting dan utama dalam menunjang proses pembelajaran.

Cooking Class    

Cooking Class

Memperlengkapi diri dengan berlatih terus menerus akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Komputer    

Komputer

Mengikuti perkembangan teknologi melalui pembelajaran TIK.

OSN 2015    

OSN 2015

Daniel Wiranata Dayan meraih medali perunggu bidang Ekonomi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2015

Eye Exercise    

Eye Exercise

Eye Exercise adalah relaksasi mata, sehingga bisa menjaga mata agar dalam kondisi fresh.

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.
| |

 Simulasi Tanggap Bencana

Kita tentunya tahu bahwa Indonesia adalah negeri yang kaya akan sumber daya alam dan kaya akan tanah/lahan subur yang bermanfaat untuk pertanian. Kondisi ini tak lepas kaitannya dengan keberadaan gunung-gunung berapi yang ada di Indonesia, yang ternyata merupakan jalur daricincin/lingkaran api Pasifik (ring offire). Selain sering mengalami letusan gunung api (vulkanisme/vulcanism), berada di jalur ini juga mengakibatkan Indonesia sering mengalami gempa(seisme/seism) yang terkadang menimbulkan gelombang tsunami. Disatu sisi, Indonesia adalah negeri yang kaya akan potensi alamnya. Di sisi yang lain, Indonesia juga memiliki potensi bencana alam yang lebih besar dari negara-negara yang ada di belahan bumi lainnya. Oleh karena itu, sebagai masyarakat yang tinggal di Indonesia,kita harus sadar akan potensi bencana alam ini dan memiliki kesiapan dalam menghadapi segala kemungkinan yang ada.

Mitigasi_Bencana_6.JPGMitigasi_Bencana_1.JPGMitigasi_Bencana_3.JPGMitigasi_Bencana_4.JPGMitigasi_Bencana_9.JPGMitigasi_Bencana_2.JPGMitigasi_Bencana_8.JPGMitigasi_Bencana_7.JPGMitigasi_Bencana_5.JPG

Beberapa waktu yang lalu, telah beredar kabar bahwa Kota Surabaya berpotensi mengalami guncangan atau gempa dengan kekuatan yang besar, yang dikaitkan dengan posisi Kota Surabaya masuk dalam zona/jalur sesar aktif (jalur Sesar Kendeng). Info ini telah menyebar di masyarakat dan sempat menjadi perdebatan di kalangan para ahli. Terlepas dari benar atau tidaknya keterkaitan hal tersebut, imbauan untuk tetap berhati-hati terus ada, salah satunya adalah dengan cara sosialisasi tanggap bencana gempa bumi di SMA Kristen Petra 5.

Pada tanggal 22 Oktober 2018, bapak dan ibu guru menjelaskan tentang apa yang harus dilakukan ketika tanda-tanda gempa muncul dan mengguncang. Pertama, ketika lampu mati dan sirene berbunyi, menandakan bahwa gempa bumi terjadi. Kami harus menundukkan kepala dan berlindung di bawah meja masing-masing. Kedua, jika gempa  sudah mulai reda, kami diharuskan untuk secepatnya berlari mengikuti jalur evakuasi yang telah ditentukan.

 Masih pada tahap kedua, kami juga disarankan berlari sambil membawa barang yang tebal seperti buku atau tas untuk melindungi kepala. Ketiga, setelah semua sudah berkumpul di titik kumpul dari jalur evakuasi dan terjadi gempa susulan, maka akan diarahkan untuk keluar dari titik kumpul (assembly point) menuju ke luar area sekolah.

Setelah penjelasan selesai, kami pun siap melakukan simulasi. Kami juga diberi intruksi untuk tidak bersandar di belakang pintu, menjauhi kaca dan tiang-tiang, serta dilarang bersandar di pilar-pilar. Kami diharuskan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh sekolah. Jalur evakuasi juga telah dibagi sehingga tidak menjadikan kami menumpuk pada satu jalur yang sama. Ini akan mempermudah jalannya evakuasi untuk para siswa, karena sekolah kami berlantai empat.

Simulasi gempa ini sangat berguna bagi siswa, karena memberi edukasi untuk siswa bagaimana cara menyelamatkan diri ketika gempa menyerang. Kami diberi pemahaman untuk menyikapi dan memanfaatkan informasi-informasi yang diberikan dengan baik, serta paham akan hal yang harus dilakukan ataupun tidak seharusnya dilakukan ketika gempa mengguncang. Simulasi ini secara tidak langsung juga memberi pembelajaran kepada siswa untuk selalu tanggap dan cepat dalam menghadapi keadaan apa pun, karena simulasi gempa ini akan terjadi kembali secara tiba-tiba/sewaktu-waktu. Ini merupakan sebuah pengalaman berharga buat saya, yang menyadarkan bahwa di mana pun saya berada, saya harus peka, tanggap, dan waspada dengan lingkungan sekitar, melihat ke mana arah jalur evakuasi, serta mengikuti instruksi pihak terkait.  Semoga Indonesia tetap dalam perlindungan Tuhan.

(Jade Nathania Susanto)

boost the values reap the success